Open DNS memberikan kemudahan bagi anda untuk mengelola DNS anda, dengan menggunakan Open DNS kecepatan browsing bisa ditingkatkan.
208.67.222.222
208.67.220.220
208.67.222.222
208.67.220.220
Pernah dengar AlertPay? Mungkin wajar jika tidak. Payment processor yang satu ini memang baru santer terdengar belakangan ini sejak peristiwa suspend masal akun Paypal pemilik program PTC/PTR. Entah mengapa, Paypal menyamakan PTC/PTR dengan program-program money-game, pyramid scheme, dan sejenisnya; sehingga mereka memutuskan bahwa akun para pemilik PTC/PTR telah melanggar aturan penggunaan Paypal. Beberapa pemilik PTC/PTR memanfaatkan momen ini untuk kabur. Untungnya, masih ada yang beritikad baik dan mencari jalan untuk survive. Dan salah satu jalan keluar yang dipilih untuk menyelesaikan masalah dengan Paypal adalah berpindah ke payment processor yang lain, AlertPay.
Secara umum, AlertPay tidak jauh berbeda dengan Paypal, sehingga saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar mengenainya. Kita dapat membeli atau menjual produk melalui AlertPay, mengisi dana di akun kita, maupun menarik dana yang ada di akun kita.
Ada 3 macam keanggotaan di AlertPay, yaitu: Personal Account, Premium Account, dan Secured Account. Untuk detilnya, lihat sini saja ya, malas terjemahin ah.
Proses verifikasi akun AlertPay tergolong mudah. Kita cukup meng-upload hasil scan kartu identitas kita (bisa paspor, KTP, SIM, dan sejenisnya), serta tagihan yang dialamatkan ke rumah kita (misal tagihan telepon, kartu kredit, dan sejenisnya). Dokumen pertama digunakan untuk memverifikasi identitas kita, sedangkan dokumen kedua digunakan untuk memverifikasi alamat tinggal kita. Apabila keduanya sudah kita upload, kita tinggal menunggu pihak AlertPay melakukan pengecekan manual (memakan waktu kurang lebih 1 minggu dan TIDAK diberikan pemberitahuan apabila sudah verified).
Untuk mengisi dana akun kita di AlertPay ada beberapa cara. Namun yang utama (dan mudah untuk diberlakukan oleh kita yang berdomisili di Indonesia) adalah melalui E-Gold, Money Order, dan Kartu Kredit.
Untuk penarikan dana di AlertPay, pilihannya hampir sama dengan pengisian dana, namun sayangnya, minus kartu kredit. Kita dapat me-withdraw dana kita melalui check maupun E-Gold. Penarikan langsung melalui EFT sebenarnya bisa, namun untuk saat ini negara kita belum didukung. Mungkin karena belum banyak yang menggunakan jasa AlertPay.
Sama seperti halnya Paypal, E-Gold, dan kebanyakan payment processor lain, AlertPay juga memberlakukan sistem referral. Di sini, kita dapat memperoleh $5 dari setiap orang yang kita referensikan ke AlertPay. Apabila kita sudah memiliki 10 referral, untuk tiap referral berikutnya komisi kita dinaikkan 2x lipat, yaitu $10.
Tapi….. ada syaratnya :)
Yang pertama, referral kita harus memiliki akun bertipe Premium atau Secured. Dan yang kedua, mereka harus melakukan transaksi minimal $250. Hmmm, kira-kira bisa diharapkan gak ya komisinya :)
XSS (Cross Site Scripting) adalah salah satu metode untuk mengeksploitasi suatu sistem . Kebanyakan kesalahannya ada pada penulisan scripting pada halaman web tersebut yang mengijinkan beberapa karakter tertentu dijalankan pada situs tersebut.
Metode eksploitasi yang dipaparkan disini adalah dengan cara memanipulasi pemanggilan form atau menu yang ada pada halaman situs target. Biasanya waktu kita masuk pada sebuah halaman web, yang pertama kita lihat pastilah halaman utamanya atau menu utama dari situs tersebut. Di menu utama atau halaman utama tersebut biasanya terdapat link-link untuk masuk ke halaman yang lebih dalam. Untuk mengetahui apa yang akan dipanggil pada saat link tersebut kita klik yaitu lihat di scroolbar yang ada dibawah pojok sebelah kiri pada browser anda. Biasanya seperti ini :
Contoh
http://target.com/index.html?menu=
http://target.com/index.html?menu=ME FOUND BUG
[+] Setiap kita membuka suatu halaman web, kita mengirimkan suatu permintaan kepada server tersebut. Jika permintaan kita terdapat di server, maka browser akan menampilkan halaman yang kita minta tersebut. Tetapi jika mengirimkan permintaan dalam bentuk script apakah yang terjadi ???? Yang terjadi adalah server berusaha mencari permintaan kita, jika memang di server tidak ada maka permintaan kita akan ditampilkan di browser kita
[+] *Script yang bisa digunakan untuk XSS adalah :
Pencegahan Dengan cara memfilter atau dengan kata lain, server tersebut sudah di setting agar tidak melayani permintaan yang mengandung beberapa karakter seperti berikut :
Char ; / ? : @ = & < > “ #
Code %3b %2f %3f %3a %40 %3d %26 %3c %3e %22 %23
Char { } | \ ^ ~ [ ] ` % ‘
Code %7b %7d %7c %5c %5e %7e %5b %5d %60 %25 %27
Jadi Kunci utama pada XSS yaitu user dapat memasukkan data melalui input form (contohnya input form seperti kita akan mem-posting sesuatu di forum) yang kemudian akan ditampilkan kemudian oleh user lain atau user itu sendiri. Kalau si programmer nya tidak memfilter tags elemen HTML atau tanda bahasa pemrograman lain ya dengan mudah akan bisa di cross site scripting.
DoS (Denial of Service) untuk Yahoo Messenger version 7.5.0.814 dan mngkin versi lain
| Code: | |
| msg:———————————————iframe onload=$InlineAction()>:) |
dan coba anda send ke teman2 anda…. (PM)
sumber echo.or.id
Copyright © 2008 don't call me tEdz !
Design by Styleshout
| Blogger template by
Blog and Web